Pelayaran Bangsa Portugis

Orang-orang Portugis menjadi pelopor pelayaran mencari tempat asal rempah-rempah. Keberanian orang-orang Portugis menjelajahi samudera didukung oleh Pangeran Henry Mualim (Henry Navigator). Oleh karena itu berkembanglah pelayaran oleh para pelaut Portugis, seperti tokoh berikut ini:
1.  Bartholomeu Dias
Bartholomeu Diaz mulai berlayar dari Lisabon (ibukota Portugis) dengan mengambil rute menyusuri pantai barat Afrika. Pada tahun 1487 sampai di ujung Selatan benua Afrika, kapal Diaz terkena badai topan. Setelah badai reda, Diaz kembali ke Portugis. Oleh Diaz dan rombongannya, ujung Selatan Benua Afrika dinamai Tanjung Badai. Namun, Raja Portugal Joao II mengganti namanya menjadi Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) karena untuk menghilangkan kesan menakutkan dan tempat tersebut dianggap memberikan harapan bagi bangsa Portugis untuk menemukan Hindia.
2.  Vasco da Gama
Pada tahun 1497, Raja Portugis Manuel I memerintahkan Vasco da Gama mengikuti jejak Diaz untuk berlayar ke Timur mencari asal rempah-rempah. Ekspedisinya dilakukan melalui laut sepanjang pantai Barat Afrika. Setelah sampai di Tanjung Harapan, Vasco da Gama melanjutkan pelayaran sampai di Mozambique. Ia bertemu dengan pelaut Islam yang disebutnya orang Moor. Atas petunjuk mualim Moor, da Gama melanjutkan ekspedisinya memasuki Samudra Hindia dan Laut Arab. Pada tahun 1498 tiba di Kalikut dan Goa di pantai barat India. Vasco da Gama mendirikan kantor dagang yang dilengkapi benteng.
Dengan adanya kantor dagang di Goa, Portugis mulai meluaskan wilayah perdagangannya. Kapal-kapal Portugis ramai berdatangan. Mereka tidak sulit mendapatkan rempah-rempah, bahkan sebelum pulang ke Eropa memborong rempah-rempah. Vasco da Gama dan pedagang dari Portugis mengira bahwa daerah itu (India) adalah pusat rempah-rempah.
3.  Alfonso d’ Albuquerque
Setelah beberapa tahun orang Portugis sadar bahwa penghasil rempah-rempah bukan India. Ada tempat lain yang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Asia, yaitu Malaka. Oleh karena itu ekspedisi ke Timur dilanjutkan kembali di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque. Bagi Portugis, cara termudah menguasai perdagangan di sekitar Malaka adalah dengan merebut atau menguasai Malaka. Akhirnya ekspedisi d’Albuquerque tersebut berhasil menaklukkan Malaka pada tahun 1511.
Artikel Terkait dengan Sejarah
•  Pelayaran Bangsa Spanyol
•  Pelayaran Bangsa Belanda
•  Perusahaan Dagang Belanda di Hindia Timur (VOC)
•  Praktek Kolonial Daendels dan Raffles
•  Akibat Praktek Kolonial Daendels dan Raffles
•  Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern
•  Kepercayaan Animisme
•  Kepercayaan Dinamisme
•  Kepercayaan Totemisme
•  Pengertian Sejarah
•  Metodologi Penelitian Sejarah
•  Pergeseran Kekuasaan dari Majapahit ke Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa (abad ke-16)
•  Wayang Kulit Sebagai Media Penyebaran Islam
•  Peranan Falatehan dalam Penyebaran Islam di Jawa Barat
•  Terbentuknya Kolonialisme Belanda di Indonesia

Poskan Komentar