Penilaian Kompetensi Pedagogik; Mengenal Karakteristik Peserta Didik

Untuk mengukur kompetensi pedagogik guru pada sub kompetensi 1; mengenal karakteristik peserta didik dilakukan melalui pengamatan dan pemantauan. Dalam hal ini seorang guru diharapkan mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik peserta didik untuk membantu proses pembelajaran. Karakteristik ini terkait dengan aspek fisik intelektual, sosial emosional, moral, dan latar belakang sosial budaya.
Indikator penilaian:
  1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.
  2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.
  3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda.
  4. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.
  5. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.
  6. Guru  memperhatikan  peserta  didik  dengan  kelemahan  fisik  tertentu  agar  dapat  mengikuti  aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok-olok, minder, dsb).
Proses Penilaian:
1.  Sebelum Pengamatan
  1. Mintalah daftar nama peserta didik. Pilihlah  4  (empat)  nama  peserta  didik  secara  random.  Tanyakan  bagaimana  kemampuan  belajar keempat peserta didik tersebut. Mintalah bukti hasil ulangan terakhir keempat peserta didik tersebut. Selanutnya pilihlah 4 (empat) nama peserta didik lain. Tanyakan bagaimana karakteristik keempat peserta didik tersebut (aktif, pendiam, pemalu, ceria, dsb).
  2. Mintalah  guru  untuk  memilih  satu  nama  peserta  didik  dengan  karakteristik  teretntu  (misalnya  aspek intelektual). Tanyakan bagaimana cara membantu mengembangkan potensinya tersebut.
  3. Mintalah  guru  memilih  satu  nama  peserta  didik  dengan  kekurangan  tertentu  (misalnya  aspek  sosial). Tanyakan bagaimana cara membantu peserta didik tersebut untuk mengatasi kelemahannya.
  4. Tanyakan kepada guru, apakah di kelas ada peserta didik yang mempunyai kelainan fisik tertentu. Bila ada, bagaimana cara memastikan bahwa peserta didik tersebut dapat belajar dengan baik.
  5. Tanyakan  kepada  guru,  apakah  baru-baru  ini  ada  kejadian  luar  biasa  dalam  keluarga  peserta  didik (kelahiran, kematian, sedang ada yang sakit, dsb). Tanyakan apakah hal tersebut berdampak terhadap pembelajaran peserta didik yang bersangkutan, dan bagaimana mengatasinya.
  6. Tanyakan kepada guru apakah ada peserta didik di kelas yang selalu menggangu peserta didik lain. Bila ada, bagaimana upaya untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lain.
  7. Mintalah guru untuk menjelaskan karakteristik umum kelas yang diajarnya (kelas yang rata-rata memiliki peserta didik yang cerdas, kreatif, rata-rata baik dalam mata pelajaran tertentu, dsb).
2.  Selama Pengamatan
  1. Amati  apakah  guru  mengatur  posisi  tempat  duduk  peserta  didik  sesuai  dengan  kegiatan/aktivitas pembelajaran yang dilakukan.
  2. Amati apakah guru hanya diam di depan kelas atau berkeliling mensupervisi semua peserta didik.
  3. Amati apakah selama  proses pembelajaran  guru  melakukan  pengecekan  secara  rutin  dengan  bertanya kepada peserta didik tentang keterbacaan media belajar yang digunakan (termasuk penjelasan pada papan tulis).
  4. Amati apakah selama proses pembelajaran guru melakukan pengecekan secara rutin bahwa semua peserta didik secara aktif melaksanakan tugas-tugas yang diberikan.
  5. Amati apakah ada peserta didik yang melakukan kegiatan lain di luar kegiatan yang seharusnya dilakukan dan bagaimana guru bersikap terhadap peserta didik yang demikian.
3.  Setelah pengamatan
  1. Tanyakan kepada guru apakah ada alasan tertentu dari penempatan peserta didik (posisi tempat duduk) di dalam kelas (karena pendengaran atau penglihatan yang kurang jelas, karena perlu konsentrasi, dsb).
  2. Mintalah guru menjelaskan persepsinya tentang hasil pembelajaran peserta didik (apakah sukses, apakah ada anak yang tidak berpartisipasi, dsb).
4.  Pemantauan
Periksa pada awal dan pertengahan semester apakah guru membuat catatan tentang kemajuan dan perkembangan peserta didik.
Demikianlah prosedur penilaian kompetensi pedagogik: Mengenal Karakteristik Peserta Didik. Semoga bermanfaat dalam rangka menghadapi Penilaian Kinerja Guru (PKG) tahun 2013 yang akan datang.
Artikel Terkait
•  Pengertian Penilaian Kinerja Guru
•  Prinsip-prinsip Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru
•  Cara Menilai Kinerja Guru dalam PKG
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Pengembangan Kurikulum
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Memahami dan Mengembangkan Potensi
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Komunikasi dengan Peserta Didik
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Penilaian dan Evaluasi
•  Penilaian Kompetensi Kepribadian; Bertindak Sesuai dengan Norma
•  Penilaian Kompetensi Kepribadian; Menunjukkan Pribadi yang Dewasa dan Teladan
•  Penilaian Kompetensi Kepribadian; Etos Kerja, Tanggung Jawab, Rasa Bangga Menjadi Guru
•  Penilaian Kompetensi Sosial; Bersikap Inklusif, Obyektif, Serta Tidak Diskriminatif
•  Penilaian Kompetensi Sosial; Komunikasi dengan Sesama Guru, Orang Tua, dan Masyarakat
•  Penilaian Kompetensi Profesional; Penguasaan Materi, Struktur, Konsep, dan Pola Pikir
•  Penilaian Kompetensi Profesional; Mengembangkan Keprofesian Melalui Tindakan Reflektif
afri fadz mengatakan...

bagaimana bukti fisik mengidentifikasi karakteristik belajar setiap siswa?

afri fadz mengatakan...

apa yang harus di persiapkan oleh guru?

Tuan Guru mengatakan...

bukti fisik dapt berupa rpp, mis: membagi siswa dlm 4 klp secara heterogen, ini sdh menjadi indikator bhw guru memahami karakteristik siswa

Poskan Komentar