Penilaian Kinerja Guru BK; Merancang Program BK

Penilaian kinerja guru BK pada kompetensi profesional (sub kompetensi 13); Merancang program BK dilakukan melalui pengamatan. Diharapkan guru BK dapat menganalisis kebutuhan konseli, menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasar kebutuhan konseli secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan, menyusun rencana pelaksanaan program bimbingan dan konseling, merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan konseling.
Indikator kompetensi:
  1. Guru BK/Konselor dapat menganalisis kebutuhan peserta didik/konseli.
  2. Guru BK/Konselor dapat menyusun program pelayanan BK yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik/konseli secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan.
  3. Guru BK/Konselor dapat menyusun rencana pelaksanaan program pelayanan BK.
  4. Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program pelayanan BK.
Prosedur penilaian dilakukan melalui pengamatan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.  Sebelum Pengamatan
  1. Penilai meminta guru BK/Konselor untuk menyediakan dokumen hasil asesmen dan atau hasil belajar serta meminta guru BK/konselor mendeskripsikan kesesuaian antara kebutuhan peserta didik/konseli dengan hasil asesmen atau hasil belajar tersebut.
  2. Penilai meminta guru BK/Konselor untuk menyediakan daftar kegiatan pelayanan BK satu semester terakhir dan meminta guru BK/konselor menunjukkan bahwa praktik pelayanan tsb dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan.
  3. Penilai meminta guru BK/Konselor untuk menjelaskan tentang program pelayanan BK yang meliputi program tahunan, program semester, program bulanan, mingguan, dan program harian (RPL/Satlan/Satkung) dan meminta guru BK/konselor menjelaskan keterkaitan antara program-program tersebut dan strategi penyusunannya (bagaimana program tersebut disusun).
2.  Selama Pengamatan:
  1. Penilai mengamati pelaksanaan pelayanan BK, misalnya: layanan informasi, layanan orientasi, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok).
  2. Penilai mengamati bagaimana guru BK/Konselor berinteraksi dengan peserta didik/konseli dalam proses pelayanan BK termasuk sejauh mana guru BK/konselor  memberikan kesempatan kepada peserta didik/konseli untuk berpartisipasi aktif.
3.  Setelah Pengamatan:
Penilai meminta guru BK/Konselor menjelaskan kesesuaian antara kebutuhan peserta didik/konseli dengan layanan BK yang diberikan.
Artikel Terkait
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menguasai Teori dan Praksis Pendidikan
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Mengaplikasikan Perkembangan Fisiologis & Psikologis
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menguasai Esensi Layanan BK
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Beriman dan Bertaqwa
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menghargai Nilai-nilai Kemanusiaan
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menunjukkan Integritas & Stabilitas Kepribadian
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menampilkan Kinerja Berkualitas Tinggi
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Mengimplementasikan Kolaborasi Internal
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Berperan dalam Organisasi & Kegiatan Profesi
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Mengimplementasikan Kolaborasi Antarprofesi
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menguasai Konsep dan Praksis Penilaian
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menguasai Kerangka Teoretik dan Praksis BK
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Mengimplementasikan Program BK yang Komprehensif
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Menilai Proses dan Hasil Kegiatan BK
•  Penilaian Kinerja Guru BK; Memiliki Kesadaran dan Komitmen

Poskan Komentar