Strategi Pembelajaran Inquiry & Discovery

Strategi pembelajaran inquiry & discovery adalah metode pembelajaran yang pertama kali dikembangkan oleh Bruner (1966) di mana siswa didorong untuk mengalami, melakukan percobaan, dan menemukan sendiri prinsip-prinsip dan konsep yang diajarkan. Strategi pembelajaran inquiry & discovery memiliki beberapa keuntungan, seperti dapat membangkitkan rasa keingintahuan (curiosity), minat, dan motivasi siswa untuk terus belajar sampai dapat menemukan jawaban. Di samping itu, melalui penerapan strategi inquiry, siswa juga dapat belajar memecahkan masalah secara mandiri dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis sebab mereka harus menganalisis dan mengutak-atik informasi.
Secara operasional pembelajaran iquiry & discovery dapat ditempuh melalui tahapan-tahapan berikut:
  1. Sajikan situasi teka-teki (puzzling situation) yang sesuai dengan tahapan perkembangan siswa. Jelaskan prosedur inquiry & discovery dan sajikan masalah.
  2. Minta siswa mengumpulkan informasi melalui observasi atau berdasar pengalaman masing-masing.
  3. Minta siswa menganalisis dan menyajikan hasil dalam bentuk tulisan, gambar, bagan, tabel, atau karya lain.
  4. Minta siswa mengkomunikasikan dan menyajikan hasil karyanya, misalnya dalam bentuk penyajian di kelas, menempelkan di majalah dinding, menulis di koran, dan sebagainya.
  5. Dalam penyajian di kelas, bangkitkan tanggapan dan penjelasan siswa lain. Minta tanggapan balik (counter-sugestions) dan selidiki tanggapan siswa. Hadapkan mereka dengan demonstrasi-demonstrasi tambahan untuk mengeksplorasi lebih jauh.
  6. Ciptakan lingkungan yang dapat menerima dan menghargai pendapat orang lain. Selalu minta siswa memberi alasan atas jawaban-jawaban mereka. Sajikan tugas-tugas yang berkaitanbkemudian cermati dan beri balikan atas pemikiran-pemikiran yang diajukan siswa.
  7. Ciptakan situasi yang memungkinkan siswa dapat berinteraksi dan bersedia bekerjasama dengan tetap memperhatikan sopan santun.
Sumber:
__________, 2006. Model Pembelajaran Efektif pada Sekolah Unggulan di Sulawesi Selatan. Makassar: Universitas Negeri Makassar

Poskan Komentar