Revolusi Industri di Inggris

Revolusi industri pertama kali terjadi di Inggris. Revolusi industri adalah suatu perubahan secara cepat dari ekonomi pertanian ke ekonomi industri. Revolusi industri di Inggris terjadi sesudah tahun 1830 yang berlangsung hingga tahun 1870.
Sebab-sebab terjadinya revolusi industri di Inggris:
a.  Adanya modal
Inggris pada abad ke-18 memiliki cukup modal untuk membangun pabrik-pabrik, membayar pekerja dan membeli bahan mentah. Inggris menjadi negara yang kaya akibat keuntungan yang diperoleh dari perdagangan pada abad ke-17 dan 18. Selain itu perak dan emas yang mengalir dari negeri jajahannya di India. Modal Inggris diperoleh juga dari pertanian yang menggunakan teknik menanam baru yakni dengan sistem menggilir, sebagian untuk tanaman rumput guna persediaan makanan ternak pada musim dingin, sebagian lagi ditanami tanaman pokok.
b.  Adanya tenaga kerja
Inggris memiliki tenaga kerja yang mendukung revolusi industri. Tenaga kerja itu berasal dari Irlandia yang masuk ke Inggris. Juga dari daerah pedesaan yang di tempat asalnya kehilangan mata pencaharian karena tanah pertanian oleh golongan bangsawan dijadikan tanah peternakan. Arus urbanisasi yang besar akibat Revolusi Agraria di pedesaan mendorong pemerintah Inggris untuk membuka industri lebih banyak agar dapat menampung mereka. Banyaknya tenaga juga karena penduduk Inggris meningkat dua kali lipat dari abad sebelumnya.
c.  Penemuan mesin-mesin di Inggris
Pada abad ke-18 dan 19, Inggris mengalami kemajuan dalam bidang teknik. Penemuan mesin uap oleh James Watt pada tahun 1796 merupakan unsur penting dalam revolusi industri. Mesin uap tersebut digunakan untuk mesin pabrik dan untuk memajukan pengangkutan. Selain mesin uap ditemukan juga mesin pintal dan mesin-mesin lainnya yang kesemuanya menjadi penyebab terjadinya revolusi industri, karena dengan penggunaan mesin-mesin pada pabrik-pabrik, produksi barang berlipat ganda dibanding menggunakan tenaga manusia. Akhirnya Inggris mengalami kemajuan dalam bidang industri.
d.  Inggris memiliki sumber bahan mentah
Inggris kaya akan bahan tambang, seperti batu bara, biji besi, timah, dan kaolin. Di samping itu, wol juga yang sangat menunjang industri tekstil. Pada besi dan batu bara dilakukan efisiensi penggunaannya untuk mendukung industri.
  1. Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. Perkembangan teknologi dan industri bertambah maju setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural Knowledge.
f.   Inggris memiliki transportasi
Pembangunan jalan kereta api, alat transpor berupa kapal dan alat komunikasi juga mendukung industri Inggris.
g.  Pasaran
Inggris memiliki daerah pasaran untuk hasil industrinya. India adalah daerah jajahan yang menjadi pasaran hasil industri Inggris. Irlandia juga disatukan dengan Inggris. Pasaran Inggris meliputi hampir seluruh Eropa, Amerika Utara, Afrika, dan Asia Timur. Pada daerah-daerah tersebut Inggris membuka hubungan dagang.
h.  Sikap mental masyarakat Inggris
Menjelang revolusi industri, di Inggris tumbuh sikap mental masyarakat yang mengutamakan sikap hemat, sehingga dapat menimbun modal.
  1. Terdapat keluarga Tudor yang mempunyai orientasi pembangunan ekonomi yang kuat.
  2. Terdapat tenaga ahli dari kota-kota industri seperti Paris. Mereka meninggalkan kotanya menuju Inggris karena terlibat perang agama yang menyebabkan mundurnya kehidupan ekonomi.
  3. Meluasnya sistem perbankan dan perkreditan.
  4. Pengusaha pemilik modal besar membuat persiapan ke arah pabrik, yakni manufactur sebagai langkah awal revolusi industri.

Poskan Komentar