Strategi Pembelajaran Group to Group

Pada strategi pembelajaran Group to Group (Pertukaran) ini, tugas yang berbeda diberikan kepada kelompok peserta didik yang berbeda. Masing-masing kelompok “mengajar” apa yang telah dipelajari untuk sisa kelas.
Prosedur penerapan strategi Group to Group sebagai berikut:
  1. Pilihlah topik yang mencakup perbadaan ide, kejadian, posisi, keonsep, dan pendekatan, untuk ditugaskan. Topik haruslah sesuatu yang mengembangkan sebuah pertukaran pandangan atau informasi (kebalikan teknik debat). Berikut beberapa contoh:
  1. Dua pertempuran terkenal selama Perang Saudara
  2. Ide dua orang penulis atau lebih
  3. Tahapan perkembangan anak
  4. Cara-cara berbeda untuk pengembangan nutrisi
  5. Perbedaan sistem pengoperasian komputer.
  1. Bagilah kelas ke dalam kelompok sesuai jumlah tugas. Dua sampai empat kelompok cocok untuk aktivitas ini. Berikan cukup waktu untuk memersiapkan penyajian topik yang telah mereka kerjakan. Contoh: kelompok 1 membahas sebuah buku karya James Balwin, dan kelompok 2 membahas karya Tony Morrisson.
  1. Ketika fase persiapan selesai, mintalah kelompok memilih seorang juru bicara. Undanglah setiap juru bicara menyampaikan kepada kelompok lain.
  1. Setelah presentasi singkat, doronglah peserta didik bertanya pada presenter atau tawarkan pandangan mereka sendiri. Biarkan anggota juru bicara kelompok merespon.
  1. Lanjutkan siswa presentasi agar setiap kelompok memberikan informasi dan merespon pertanyaan serta komentar peserta. Bandingkan dan bedakan pandangan dan informasi yang saling ditukar. Contoh: seorang guru membandingkan dua negara yang telah disepakati dengan menggunakan metode ini. Kelompok pertama membahas Costarica (dikenal sebagai negara yang aman) dan kelompok lain membahas El-Salvador (negara yang mengalami perang saudara). Setelah setiap kelompok mempresentasikan kebudayaan dn sejarah negara yang telah ditetapkan, diskusi diarahkan pada analisis “mengapa dua negara tetangga tersebut memiliki perbedaan pengalaman”.
Penerapan strategi Group to Group dapat divariasikan dengan menugaskan setiap kelompok melakukan penelitian ekstensif sebelum presentasi. Dapat digunakan diskusi panel atau fishbowl untuk masing-masing presentasi sub kelompok.
Sumber:
Silberman, Mel. 2009. Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Diterjemahkan oleh Sarjuli dkk. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani dan YAPPENDIS

Poskan Komentar