Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Program Penitipan Belajar

Dewasa ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai implikasi era global telah menimbulkan tuntutan yang semakin besar di segala bidang, termasuk sektor pendidikan. SMP Negeri 6 Sengkang sebagai satuan pendidikan menyadari perlunya terobosan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan agar dapat menghasilkan siswa yang berakhlak mulia, cerdas, berprestasi, kreatif, dan memiliki semangat untuk mengembangkan diri.
SMP Negeri 6 Sengkang sebagai SMP Unggulan di Kabupaten Wajo terus memacu diri untuk memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan. Salah satu program peningkatan mutu yang dicanangkan adalah Penitipan Belajar. Pada kegiatan tersebut siswa SMP Negeri 6 Sengkang dititip belajar selama 2 minggu pada sekolah tujuan, yang memiliki reputasi terbaik dalam bidang akademik dan non akademik. Berbeda dengan studi banding yang terkesan lebih banyak jalan-jalan, Penitipan Belajar ini 80% adalah kegiatan pembelajaran.
Selama 3 tahun terakhir SMPN 6 Sengkang telah melaksanakan kegiatan Penitipan Belajar, pertama tahun 2008 di SMPN 5 Jogyakarta, kedua dan ketiga pada SMP Negeri 1 Bogor (2009 dan 2011).
Pogram Penitipan Belajar seperti yang dimaksud di atas, kegiatannya dapat dirinci sebagai berikut:
  1. Siswa SMPN 6 Sengkang dititip belajar selama kurang lebih dua minggu pada kelas yang sederajat di sekolah tujuan. Pengaturan dan pembagian kelas diserahkan sepenuhnya pada Sekolah tujuan.
  2. Siswa SMPN 6 Sengkang mengikuti semua proses belajar mengajar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Sekolah tujuan, termasuk kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari.
  3. Dilaksanakan acara share antar siswa SMPN 6 Sengkang dengan pengurus OSIS sekolah tujuan.
  4. Guru pendamping dari SMPN 6 Sengkang memasuki dan mengamati proses pembelajaran di kelas yang belajar mata pelajaran yang sesuai atau serumpun dengan bidang studi guru pendamping. Dengan persetujuan sekolah tujuan, pendamping dapat pula melaksanakan pembelajaran.
  5. Guru pendamping mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pengembangan sekolah ke depan.
  6. Siswa dan guru pendamping SMPN 6 Sengkang wajib menaati segala tata tertib yang berlaku di sekolah tujuan.
Kegiatan ini amat bermanfaat bagi guru dan siswa. Peserta mengakui mendapat banyak pengalaman belajar melalui KBM dan share dengan teman sekelas serta pengurus OSIS sekolah tujuan, sehingga meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, dan semangat kompetitif mereka. Sekembalinya ke sekolah asal, duta-duta sekolah ini lalu menularkan pengalaman yang diperolehnya.
Meski hanya dititip selama 2 minggu, namun waktu singkat tersebut mereka dapat menjalin persahabatan yang cukup akrab. Keakraban ini ditandai dengan komunikasi yang berkelanjutan melalui sarana IT. Saling tukar informasi tentang info pendidikan lewat e-mail, facebook, dan lain-lain semakin menambah khasanah pengetahuan siswa.
Bagi sekolah, ini merupakan wadah share dalam hal tata kelola manajemen, strategi belajar mengajar, dan pola pembinaan siswa. Informasi-informasi yang diperoleh menjadi bahan masukan bagi pengembangan sekolah yang pada gilirannya diharapkan membawa angin perubahan yang signifikan. Good job SMPN 6 Sengkang, tetap berkreasi, berinovasi demi pendidikan anak bangsa! Wassalam ....


Poskan Komentar